Selasa, 08 September 2026

Cerpen Edukasi: Keistimewaan dan Karakteristik Hukum Ekonomi Syariah


Mengalirkan Berkah Di Pasar Madani

(Bahan Ajar Pembelajaran Hukum Ekonomi Syariah 
Pertemuan ke-2 Versi Cerpen)
Oleh: Irfan Fahmi

Konsep Uang vs Modal & Karakteristik Ilahiyah

Sore itu, Pasar Madani menyisakan sisa-sisa kesibukan terik siang. Aroma rempah-rempah bercampur wangi kopi dari kedai di sudut pasar mengambang di udara. Riuh rendah tawar-menawar antara pedagang dan pembeli lambat laun mulai mereda, digantikan derit rolling door yang diturunkan satu per satu. Di tengah deretan ruko yang berjejer rapi, terdapat dua toko kelontong grosir terbesar di pasar itu yang berdiri berseberangan, seolah mewakili dua kutub pemikiran ekonomi yang bertolak belakang. Toko pertama adalah “Barokah” milik Pak Rahman, sebuah toko sederhana yang selalu ramai oleh kehangatan interaksi di dalamnya. Di seberangnya, berdiri ruko megah tiga lantai ber-AC dengan papan nama berkilau, “Maju Jaya”, milik Pak Baskoro.

Sabtu, 28 Februari 2026

Darah Juang: Pamitnya Sang Maestro Perlawanan

Di sudut sebuah ruang yang kini senyap, sebuah gitar tua bersandar membisu. Kayunya kusam, dimakan waktu dan rayap, namun di dalam serat-seratnya yang rapuh tersimpan getaran frekuensi yang pernah meruntuhkan pagar-pagar kekuasaan kokoh Orde Baru. Dawai-dawai baja itu tidak lagi bergetar. Sang pemilik jemari yang dulu memetiknya, Johnsony Maharsak Lumban Tobing, atau yang akrab disapa John Tobing, telah meletakkan gitarnya untuk selamanya pada Rabu malam, 25 Februari 2026, pukul 20.45 WIB di Rumah Sakit Akademik UGM, Sleman, setelah berjuang melawan serangan stroke. Kematian sang maestro seolah menjadi penanda pamitnya sebuah era perlawanan yang sunyi namun berisik di dalam dada.

Minggu, 02 November 2025

Selamat Jalan Bang JP

Di dunia pesantren, sanad keilmuan adalah jimat penuntun. Para santri memegangnya erat-erat agar tak tersesat di rimba penafsiran ajaran agama. Jalur berguru yang menyambung tanpa putus hingga ke sumber utama menjadi jaminan ketatnya sebuah pemahaman.

Pertanyaannya kemudian, bagaimana dengan para pemburu keadilan di ruang sidang? Apakah seorang pengacara dan pembela publik juga membutuhkan jejak sanad yang serupa?

Ragam jawaban tentu bisa berjejer. Namun bagi saya, memiliki garis silsilah keilmuan dalam dunia advokasi adalah sebuah keberuntungan yang tak ternilai. Saya beruntung pernah menimba ilmu langsung dari sosok Johnson Panjaitan—seorang advokat senior dan pembela publik yang tak pernah habis membagikan inspirasi. Di mata para juniornya, ia adalah maestro strategi advokasi. Pendekatan hukumnya kerap menembus batas kewajaran, melompati cara-cara konvensional, namun terbukti ampuh dan efektif di lapangan pertarungan.

Senin, 30 Juni 2025

Retaknya Akad Suci

Di bawah riuh kepungan gedung pencakar langit Jakarta Selatan yang berkilau, ada sebuah kontradiksi yang sunyi. Saya berdiri membayangkan hiruk-pikuk transaksi di balik meja-meja kaca bank syariah, tempat angka-angka raksasa berputar tanpa henti. Data menunjukkan aset keuangan syariah nasional kita telah membubung tinggi hingga menyentuh angka Rp 9.927 triliun, menyumbang hampir 45% dari Produk Domestik Bruto (PDB) negeri ini. Angka yang megah, menenangkan, sekaligus menyilaukan. Namun, langkah kaki saya membawa ingatan pada sudut lain yang lebih dingin dan penuh ketegangan: ruang-ruang sidang di Pengadilan Agama Jakarta Selatan (PA Jaksel).

Senin, 25 November 2024

Mimpi Bertemu Almarhum Ayah

Minggu malam (24/11/2024), saya terbangun dari mimpi dengan rasa haru yang sukar dijelaskan. Dalam tidur, seolah waktu berputar mundur, membawa saya kembali ke masa-masa SMU. Saya masih ingat jelas suasana mimpi itu: saya sedang mengganggu adik bungsu saya hingga tangisnya pecah. Kekacauan kecil akibat tangisnya itu membuat Ayah naik pitam.

Ayah, dengan langkah tegas dan sorot mata yang tak pernah meleset dari ketegasan seorang ayah, mengusir saya keluar. Tidak ada teriakan atau amarah yang meledak-ledak. Hanya sebilah kain yang digenggamnya, diayunkan pelan ke tubuh saya, seolah cukup untuk menyampaikan pesan: Pergilah. Dan saya pergi.