Minggu, 02 November 2025

Selamat Jalan Bang JP

Di dunia pesantren, sanad keilmuan adalah jimat penuntun. Para santri memegangnya erat-erat agar tak tersesat di rimba penafsiran ajaran agama. Jalur berguru yang menyambung tanpa putus hingga ke sumber utama menjadi jaminan ketatnya sebuah pemahaman.

Pertanyaannya kemudian, bagaimana dengan para pemburu keadilan di ruang sidang? Apakah seorang pengacara dan pembela publik juga membutuhkan jejak sanad yang serupa?

Ragam jawaban tentu bisa berjejer. Namun bagi saya, memiliki garis silsilah keilmuan dalam dunia advokasi adalah sebuah keberuntungan yang tak ternilai. Saya beruntung pernah menimba ilmu langsung dari sosok Johnson Panjaitan—seorang advokat senior dan pembela publik yang tak pernah habis membagikan inspirasi. Di mata para juniornya, ia adalah maestro strategi advokasi. Pendekatan hukumnya kerap menembus batas kewajaran, melompati cara-cara konvensional, namun terbukti ampuh dan efektif di lapangan pertarungan.

Senin, 30 Juni 2025

Retaknya Akad Suci

Di bawah riuh kepungan gedung pencakar langit Jakarta Selatan yang berkilau, ada sebuah kontradiksi yang sunyi. Saya berdiri membayangkan hiruk-pikuk transaksi di balik meja-meja kaca bank syariah, tempat angka-angka raksasa berputar tanpa henti. Data menunjukkan aset keuangan syariah nasional kita telah membubung tinggi hingga menyentuh angka Rp 9.927 triliun, menyumbang hampir 45% dari Produk Domestik Bruto (PDB) negeri ini. Angka yang megah, menenangkan, sekaligus menyilaukan. Namun, langkah kaki saya membawa ingatan pada sudut lain yang lebih dingin dan penuh ketegangan: ruang-ruang sidang di Pengadilan Agama Jakarta Selatan (PA Jaksel).